Subscribe:

Main Menu

Senin, Mei 05, 2008

Ranting - Ranting dalam Pohon islam

Terdapat banyak hadits yang menerangkan kondisi umat, yang akan terpecah kedalam golongan-golongan dan kelompok-kelompok. Sebagian besar dari hadits tersebut menyatakan bahwa umat Islam akan terbagi dalam 73 golongan, tetapi hanya satu golongan yang akan selamat. Semoga Allah SWT menjadikan kita bagian dari golongan yang selamat.
Rosulullah SAW diriwayatkan telah bersabda :
“Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, 72 akan masuk nereka. Para shahabat bertanya : “Siapa golongan yang selamat ya Rosulullah?”
Rosulullah menjawab : “Al-Jamaa’ah.”

Diriwayatkan oleh Abu Hurairoh bahwa Rosulullah SAW bersabda :
“Orang-orang Yahudi terbagi dalam 71 golongan atau 72 golongan dan Nasrani pun demikian. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan.” (HR. Tirmidzi, Hadits no. 2564)

Abdullah Ibnu Amru meriwayatkan bahwa Rosulullah SAW bersabda :
“Umatku akan menyerupai Bani Israil selangkah demi selangkah. Bahkan jika seseorang dari mereka menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, seseorang dari umatku juga akan mengikutinya. Kaum Bani Israil terpecah menjadi 72 golongan. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, seluruhnya akan masuk neraka, hanya satu yang masuk surga.” Kami (para shahabat) bertanya, “Yang mana yang selamat ?” Rosulullah SAW menjawab, “ Yang mengikutiku dan para shahabatku.” (HR.Tirmidzi, Hadits no.2565. Juga diriwayatkan dengan kalimat yang sama oleh Abu Salamah dan Abu Hurairoh dalam Kitab Al Fitan dari Sunan Ibnu Majah, hadits no.3981)

Dalam sharah Tirmidzi, Imam Ahwazi berkata :
‘Jawaban dari hadits ini yaitu hadits dari Abdullah bin Amru bahwa, ‘seluruh golongan itu masuk neraka dan satu yang masuk surga’ dan ini menjadi satu bukti dari Rosulullah SAW bahwa Beliau memberitahukan kita hal-hal yang ghaib. Dan golongan yang selamat itu adalah Ahlussunnah wal Jamaa’ah.’


Dan sudah terbukti pada saat ini banyak bermunculan golongan-golongan dan kelompok-kelompok yang tidak jarang satu sama lain sering menimbulkan bentrokan yang di sebabkan masalah yang sangat kecil. ada pula sebagian golongan yang terang - terangan dan jelas sangat bertentangan dengan ajaran islam, yang berlandaskan al-qur'an dan hadits.

Hal ini semakin membuatku bingung manakah golonan yang sesuai dengan ahlus sunah wal jama'ah. yang sesuai dg yang diutarakan hadits diatas. begitu banyaknya golongan, begitu banyak jama'ah yang mengatakan dirinyalah yang paling benar dibandingkan yang lain. satu sama lain selalu adu pendapat dan argumen yang menyatakan dirinya yang paling benar.

hari demi hari permasalahan ini terus menganjal di dalam hatiku. sampai akhirnya ada seorang guru yang menjadi pembimbing ku, yang menuntunku ke jalan yang terang.

beliau mengatakan: "Agama ini seperti sebuah pohon besar, pohon yang memiliki begitu banyak cabang dan ranting-ranting yang kecil. satu sama lain saling menguatkan. semakin banyak cabang dan rantingnya, maka pohon itu akan semakin rindang dan sejuk untuk sandaran istirahat saat matahari di atas ubun-ubun kepala.
Tapi ada juga beberapa jenis cabang yang menyedot inti sari dari pohon ini. itu lah yang dinamakan benalu. benalu selalu menghisap inti sari dari pohon. mencuri makanan dari pohon itu. dan membuat pohon itu semakin hilang kekuatannya.
Benalu pun begitu banyak macamnya. ada yang serupa dengan daunnya sehingga sulit untuk membedakan apakah itu benalu atau bukan? tapi ada juga benalu yang sangat berbeda rupanya. bentuk dan warnyanya. benalu yang semacam ini dapat dengan mudah dikenali. benalu2 inilah yang merusak islam. yang harus kita singkirkan dari islam."

aku bertanya: Tapi bagaimanakah kita bisa mengenali dengan pasti yang manakah benalu itu? sedangakan ada benalu yang begtu mirip dengan pohonnya?

beliau mengatakan : "untuk mengetahui benalu pertama kita harus mengerti dulu ciri2 dari pohon kita. yaitu
pohon islam hanya mempunyai satu akar yaitu alqur'an dan hadits, berarti ranting atau cabang yang tidak satu akar dengan pohon yaitu al'quran dan hadits berarti itu benalu. yang paling utama adalah tujuan di tanamnya pohon itu adalah agar menghasilkan buah. buah dari pohon islam adalah takwa kepada allah. jika ada cabang atau ranting yang tidak memliki buah seperti ini. maka perlu di curigai apakah itu benalu atau bukan?. tapi ingat jangan kamu langsung menuduh kalo itu ranting yang salah. dan beranggapan bahwa dirimulah yang paling benar. ingat orang yang merasa dirinya suci sebenarnya dia tidak suci."

lalu apa yang musti saya lakukan?

ikutilah para ulama' akhirat. yang mengabdikan dirinya untuk kehidupan akhirat. ulama yang memiliki garis keturunan nabi muhamad. insya'allah engkau akan di bimbingnya menuju jalan kepada allah.. Amiin... :)

0 komentar: