Subscribe:

Main Menu

Selasa, Maret 31, 2009

Tiket Suargo Lan Neroko

Tiket Suargo regane murah
Namun Anehe Akeh seng wegah

Tumindak becik angel lakone
Akeh godane, lan rintangane
yen kuat imane, slamet uripe

Tiket neroko regane larang
Nangeng seng seneng kok pirang-pirang

Tumindak duso pancene gampang
Ojo di turuti godane setan
Seng ngajak marang kasengsaran

Sebutir Pasir

Penakluk pertama Mount Everest, puncak tertinggi dunia di  Pegunungan Himalaya, Sir Edmund Hillary, pernah ditanya  wartawan apa yang paling ditakutinya dalam  menjelajah alam. Dia lalu mengaku tidak takut pada binatang buas, jurang yang  curam, bongkahan es raksasa, atau padang pasir yang  luas dan  gersang sekali pun!  Lantas apa? "Sebutir pasir yang terselip di  sela-sela jari  kaki," kata Hillary. Wartawan heran, tetapi sang penjelajah melanjutkan kata-katanya, "Sebutir pasir yang masuk  di sela-sela jari kaki sering sekali menjadi awal malapetaka. Ia bisa masuk ke kulit kaki atau menyelusup lewat kuku. Lama-lama  jari kaki terkena infeksi, lalu membusuk. Tanpa sadar, kaki pun tak bisa digerakkan. Itulah malapetaka bagi  seorang penjelajah sebab dia harus ditandu." Harimau, buaya, dan beruang, meski buas, adalah  binatang yang secara naluriah takut menghadapi manusia. Sedang  menghadapi  jurang yang dalam dan ganasnya padang pasir, seorang  penjelajah sudah punya persiapan memadai. Tetapi, jika  menghadapi sebutir pasir yang akan masuk ke jari kaki, seorang penjelajah tak mempersiapkannya. Dia cenderung mengabaikannya.



Apa yang dinyatakan Hillary, kalau kita renungkan, sebetulnya  sama dengan orang yang mengabaikan dosa-dosa kecil.  Orang yang melakukan dosa kecil, misalnya mencoba-coba mencicipi minuman keras atau membicarakan keburukan orang lain, sering  menganggap  hal itu adalah dosa yang kecil. Karena itu, banyak  orang yang kebablasan melakukan dosa-dosa kecil sehingga lambat laun jadi  kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan, dosa kecil  itu pun akan  berubah jadi dosa besar yang sangat membahayakan  dirinya dan  masyarakat.

Melihat kemungkinan potensi kerusakan besar yang  tercipta dari  dosa-dosa kecil itulah, Nabi Muhammad saw mewanti-wanti agar  ummatnya tidak mengabaikan dosa-dosa kecil seraya  tidak melupakan amal baik kendati kecil juga.  Dalam kisah disebutkan, seorang pelacur masuk surga hanya  karena  memberi minum anjing yang kehausan. Perbuatan yang cenderung dinilai sangat kecil itu ternyata di mata Allah punya nilai sangat besar karena faktor keikhlasannya. Bukankah semua roh yang ada di seluruh jagad ini, termasuk roh anjing  tersebut,  hakikatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Pencipta juga? Itulah  nilai setetes air penyejuk yang diberikan sang pelacur pada anjing yang kehausan



Rabu, Maret 25, 2009

Kepompong kupu-kupu

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Orang itu duduk dan mengamati dalam beberapa jam ketika kupu-kupu itu berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya kupu-kupu itu telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu itu keluar dengan mudahnya. Namun, kupu-kupu itu mempunyai tubuh gembung dan kecil serta sayap-sayapnya mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuh kupu-kupu itu, yang mungkin akan berkembang.

Namun semuanya tidak akan pernah terjadi. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Kupu-kupu itu tidak pernah bisa terbang.

Yang tidak dimengerti dari kebaikan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari kupu-kupu itu masuk ke dalam sayap-sayapnya sedemikian rupa sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.


Saya mohon Kekuatan ... Dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.

Saya memohon Kebijakan ... Dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.

Saya memohon Kemakmuran ... Dan Tuhan memberi saya Otak dan Tenaga untuk bekerja.

Saya memohon Keteguhan hati ...Dan Tuhan memberi saya Bahaya untuk diatasi.

Saya memohon Cinta ... Dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.

Saya memohon Kemurahan/Kebaikan hati ... Dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.

Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.


Selasa, Maret 24, 2009

PERNIK-PERNIK CINTA-MU

Aku tidak tahu kenapa orang tuaku setuju saja ketika aku dijodohkan dengan Firman, siapa yang tidak tahu dia? Berandalan yang sering mabuk-mabukan dan bermain wanita. Tapi kenapa kedua orang tuaku seakan sama sekali tidak tahu menahu dengan latar belakang seorang yang sangat aku benci yang kini menjadi tunanganku itu? Aku tidak bisa berbuat apa-apa, adat Jawa yang tidak memperbolehkan perawan untuk menolak lamaran yang pertama dan kehendak orang tua yang tidak bisa ditolerir lagi, membuat aku tidak bisa menolak lamaran orang yang sama sekali tidak aku senangi. Bahkan, aku sangat muak padanya.
“Ya Allah! mampukah aku berjalan dengan orang yang telah meminangku dan mengajakku beribadah kepadaMu dengan tanpa cinta?” 
Tiap malam aku hanya bisa merintih perih atas semua yang terjadi padaku. Biar bagaimanapun rapuh dan buntunya pikiranku saat itu, tidak lantas membuatku putus asa dengan rahmatNya. Hanya Allah-lah tempat aku mengadu dari segala himpitan masalah yang kini aku hadapi.

“Ya Allah! takdirkanlah pendampingku nanti dari orang-orang yang melakukan semua perintah-perintahMu, dan menjauhi semua laranganMu. Amin…”
Tidak putus-putus aku bermunajat kepadaNya. Tiap malam, hanya Dia tempatku berserah diri, mengaduh, dan mengeluh dengan ketidakmampuanku dalam melangkah.
“Kenapa kamu tidak menolak saja lamaran itu?”
“Aku tidak bisa membantah keputusan keluargaku, Lia.”
“Tapi, sekarang bukan zamannya lagi.”
“Biarlah, doakan saja aku tersenyum melewati semua ini,” aku memotong kata-kata teman kecilku itu. Memang sekarang sudah tidak zamannya lagi pemaksaan dalam perjodohan. Tapi aku hanya orang desa yang tidak bisa berbuat apa-apa. Pada saat itu, berbakti dan patuh pada orang tua adalah hal yang paling utama dalam hidupku.
@@@@@
Kehidupanku sudah tidak bergairah, sepanjang malamku hanya diisi dengan tangisan. Pertunangan ini sangatlah tidak gampang aku jalani. Malah meyesakkanku.
“Ya Allah, akan jadi apa keturunanku kelak, kalau mempunyai ayah berandalan seperti dia? Sesungguhnya hamba hanya ingin membina keluarga yang selalu bertakwa kepadaMu.”
Kalau berusaha mencintainya aku rasa tidak mungkin. Karena sifat dan perilaku aslinya aku mengerti secara detail. Hanya saja orang tuaku tidak percaya dengan ceritaku tentangnya.
“Mana mungkin Firman yang selalu ke masjid dan berpenampilan santri itu berbuat yang tidak baik?” kata dari orang tuaku itulah yang membuatku tidak bisa berkata-kata lagi. Orang tuaku hanya tahu kalau Firman itu anak yang berpenampilan baik. Apakah seseorang itu dinilai dari penampilannya saja? Kenapa tidak ada orang yang mau percaya denganku?
Dari perjuanganku memberi penjelasan pada orang tua, dan usahaku dalam mencari tahu sifat aslinya dari teman-temanku, semuanya seakan tidak ada artinya. Kedua orang tuaku kokoh dengan pendapatnya. Sedangkan saudara-saudaraku seakan tidak peduli dengan apa yang terjadi denganku. Oh… hidup, ke manakah senyummu padaku?
Yang bisa aku lakukan hanya menangis dan menangis. Saking putus asanya, aku sampai bernazar: “Kalau pertunangan ini batal, aku akan baca 41 surat Yasin satu hari satu malam sampai selesai.”
Mukenaku sudah basah dengan air mata. Pelupuk mataku seperti sudah kering menatap goresan hidup yang sedang menatapku. Sekarang aku sekuntum mawar yang layu.
@@@@@
Hatiku terkejut dengan kedatangan seorang perempuan ke rumah. Jantungku seakan jatuh ketika perempuan itu mengaku simpanan Firman, walau tidak ada cinta dalam hatiku, pernyataan cewek itu menghentakkanku. Tapi aku coba kuasai emosi, dengan wajah yang tenang aku menghadapinya. Ternyata perempuan itu mengancamku agar tidak mendekati Firman dan membatalkan pertunanganku. Aku hampir pingsan ketika wanita yang berpakaian serba ketat itu mengaku pernah ditiduri oleh Firman, lelaki brengsek itu tak hanya sekali menidurinya. Tapi berkali-kali. Masya Allah.
Pengancaman dan pengakuan wanita simpanan Firman itu membuatku sesak, tapi aku tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Suasana heboh desaku dengan berita itu tidak memengaruhiku untuk mengambil keputusan dengan kelanjutan tali tunangan ini, karena aku dari pihak perempuan, biarlah dari pihak laki-laki saja yang mengambil keputusannya. Sedang para saudaraku sudah tidak sabar terus berkata padaku untuk membatalkan pertunangan ini, begitupun kedua orang tuaku. Aku hanya tersenyum miris, kenapa dari dulu kalian tidak mendengarkanku? Sekarang kalian tahu kan, siapa dia sebenarnya? Hanya itu yang ada dalam hatiku.
@@@@@
Akhirnya, apa yang jadi harapkanku terkabul juga. Kedua orang tua tunanganku suatu hari ke rumah, dengan perasaan yang berbunga-bunga aku mendengarkan dari balik tirai kamarku perbincangan di antara dua keluarga itu. Aku tenang aja, karena aku sudah tahu apa yang sedang dibicarakan di depan.
Yang jelas, ibu tunanganku itu menangis. Aku hanya diam saja, ketika ibu dari tunanganku itu menghampiriku. Menampakkan wajah sedih, walaupun dalam hati aku sangat bersyukur sekali bisa lepas dari anaknya yang berandal. Aku tak berkata apa-apa ketika beliau memelukku sambil menangis.
“Nak, semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik nantinya,” kata itulah yang terkenang dalam sanubariku.
Tak terpikir berapa tetes air mata bahagia yang jatuh dari mata ini, pertunangan yang tidak bisa membuatku tidur itu kini pudar bersama berlalunya keluarga yang dulu meminangku. Kini saatnya aku menunaikan nazar yang telah aku ucapkan dulu. Dengan hati yang berbunga, aku baca surat Yasin satu per satu. Ya Allah! Aku bermunajat, bersyukur atas karunia yang telah Engkau goreskan untukku.
Dari kejadian itu aku bertekad untuk menikah dengan orang yang lebih tua dariku, pertunangan dari laki-laki seusiaku dulu membuatku sadar, betapa kedewasaan dalam menuju mahligai rumah tangga itu sangat dibutuhkan. Tanpanya, mahkota cinta yang dibina dalam bingkai pelaminan mana mungkin bertahan lama. Ia akan mudah rapuh oleh arus romantika keluarga. Ya Allah! Hamba memohon petunjukMu.
@@@@@
Semua keluargaku setuju ketika aku meminta untuk mondok, tidak ada pilihan untukku sekarang. Ya, hanya pesantrenlah yang bisa menenangkan pikiranku. Salah satu pondok yang ada di daerah Probolinggo aku pilih, tempat yang agamis dan sejuk membuatku kerasan dan tak mengingat apa-apa lagi. Di suasana yang baru ini aku lebih bisa mengingat dan menyebutNya. Ya Allah! Hamba bahagia di tempat ini, karena hamba lebih leluasa bercinta bersamaMu.
Di pesantren, aku bisa belajar menjadi manusia yang utuh. Yang mampu menghayati kehidupan ini dengan kepasrahan dan tawakal kepada Allah, di penjara suci ini aku merasa menjadi orang yang paling merugi di dunia karena tidak dari dulu aku mengenal tempat yang menjunjung tinggi akhlakul karimah dan kesederhanaan ini. Ya Allah, betapa indah rangkaian kebersamaan yang terkisah di teras pesantren. Aku sangat bahagia berada di sini. Dan tidak akan merasa sepi, karena semuanya bagaikan saudara bagiku. Dan tidak ada orang di dunia ini yang lebih bahagia dariku. La Hawla wala Quwata Illa Billah.
@@@@@
Tidak sedikit pun yang terlintas dalam benakku. Tapi itu sekarang ada di depanku, aku di antara dua pilihan dan aku harus memutuskan untuk berada pada salah satunya. Ya Allah, berikanlah jalan yang terbaik bagi hamba. Siapa yang tak terkejut ketika Bu Nyai memanggilku, dan beliau berkata bahwa saudara beliau, Kiai Kholili, melamarku. Ada kata bahagia dan perasaan yang tak menentu dalam pikiranku saat itu. Tapi, terbesit dalam hatiku ini suatu anugerah. Ya Allah, apakah ini seseorang yang Engkau kirimkan padaku untuk beribadah padaMu?
“Ma, kalau kamu memang tidak mau, udah bilang saja. Mumpung semuanya belum terlanjur,” nasihat dari salah satu sahabatku, membuatku harus segera mengambil keputusan.
Sedang semua keluargaku sangat setuju dengan pinangan itu, apalagi itu dari Bu Nyai.
“Ma, kamu harus bersyukur. Jangan kamu sia-siakan karunia yang sangat besar ini?” Memang aku orang desa, siapa yang tak bangga menjadi orang yang terhormat? Salah satu sisi yang sedang berkecamuk dalam pikirkan. Ya Allah, aku berpasrah padaMu.
“Ma, kamu nurut saja apa kata Bu Nyai, insya Allah akan bahagia dunia akhirat,” saran dari salah satu keluargaku itu aku pertimbangkan dengan sangat matang.
Pada hari Jumat, tanggal 1 Robius Tsani 1415. Akad nikah dilangsungkan. Sejarah lembaran baru akan tertulis dalam hidupku. Tak terasa, aku sekarang sudah sah menjadi istri seorang kiai. Setelah ijab qabul diucapakan, dalam hatiku berkata:
“Siapa pun dia, bagaimanapun dia, aku akan taat dan patuh pada suamiku itu, sampai mati pun.”
Ya Allah! Aku siap beribadah padaMu, dengan laki-laki pilihan-Mu.
Ya Allah! Nantikan aku, dalam sujud cintaku.

*Nyai Siti Rahma Sri Ningsih Mubarok.
*Penulis adalah alumnus Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo
sekarang berdomisili di Kemayoran Bangkalan Madura.





Senin, Maret 23, 2009

Mencari Wanita Ideal

Ini kisah perjumpaan dua orang sahabat yang sudah puluhan tahun terpisahkan hidupnya. Mereka kangen-kangenan, ngobrol ramai sambil minum kopi disebuah kafe. Awalnya topik yang dibicarakan adalah soal-soal nostalgia zaman sekolah dulu, namun pada akhirnya menyangkut kehidupan mereka sekarang ini.

'Ngomong-ngomong, mengapa sampai sekarang kamu belum juga menikah?' ujar seorang kepada temannya yang sampai sekarang membujang. 'Sejujurnya sampai saat ini saya terus mencari wanita yang sempurna. Itulah sebabnya saya masih melajang. Dulu di Bandung, saya berjumpa dengan seorang gadis cantik yang amat pintar. Saya pikir ini adalah wanita ideal yang cocok untuk menjadi istriku. Namun ternyata di masa pacaran ketahuan bahwa ia sangat sombong. Hubungan kami putus sampai di situ.


'Di Jakarta, saya ketemu seorang wanita rupawan yang ramah dan dermawan. Pada perjumpaan pertama, aku kasmaran. Hatiku berdesir kencang, inilah wanita idealku. Namun ternyata belakangan saya ketahui, ia banyak tingkah dan tidak bertanggung jawab.

'Saya terus berupaya mencari. Namun selalu saya temukan kelemahan dan kekurangan pada wanita yang saya taksir. Sampai pada suatu hari, saya bersua wanita ideal yang selama ini saya dambakan. Ia demikian cantik, pintar,baik hati, dermawan, dan suka humor. Saya pikir, inilah pendamping hidup yang dikirim Tuhan.'

'Lantas,' sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan, 'Apa yang terjadi? Mengapa kau tidak segera meminangnya?'

Yang ditanya diam sejenak. Suasana hening. Akhirnya dengan suara lirih, sang bujangan menjawab, 'Baru belakangan aku ketahui bahwa ia juga sedang mencari pria yang sempurna.'


Source Code Program Terbilang

buat dokumentasi aja.. pernah di tes suruh buat program kayak gini... :D. menerjemahkan angka ke huruf ( terbilang ). ini source nya..


final String arrSatuan[] = { ""," se" , " dua" , " tiga" , " empat" , " lima" , " enam" ,
" tujuh" , " delapan" , " sembilan" };
final String arrRibuan[] = { " " ," ribu" , " juta" , " milyar" };
String strAngka=String.valueOf(angka);
terbilang = "";
for (int i = 0; i < strAngka.length(); i++) {
int c = Integer.valueOf(String.valueOf(strAngka.charAt(i)));
int urutan=strAngka.length()-i-1;
switch (urutan%3) {
case 0:
if(c==1&& ((int)(urutan/3))!=1)
terbilang+=" satu";
else
terbilang+=arrSatuan[c];
terbilang+=arrRibuan[(int)(urutan/3)];
break;





case 1:
if(c==1){
i++;
c = Integer.valueOf(String.valueOf(strAngka.charAt(i)));
urutan=strAngka.length()-i-1;
terbilang+=arrSatuan[c];
if(c!=0)
terbilang+=" belas";
terbilang+=arrRibuan[(int)(urutan/3)];
}else{
terbilang+=arrSatuan[c];
if(c!=0)
terbilang+=" puluh";
}
break;
case 2:
terbilang+=arrSatuan[c];
if(c!=0)
terbilang+=" ratus";
break;
default:
terbilang+=arrSatuan[c];
break;
}

}

Tips Atasi Perut Buncit!

artikel ini dapet dari blog orang lain... :D. lagi iseng browsing2 eh ketemu tips ini..

Ini nech tips nya

1. Meminum Air
Jika perut penuh disebabkan oleh penyimpanan air , Kamu sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan meminum air lebih banyak... Kok Gitu.... ,,, hal ini akan mencairkan konsentrasi soduim dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang akan keluar nantinya...

2.Memperbanyak Serat / Fiber
Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan , makanlah serat dalam buah- buahan seperti pear, jeruk ,mangga yang banyak mengandung air.



3. Hindari Sembelit
Sembelit didefinisikan sebagai sistem pengeluaran yang tidak teratur ,,, menjurus kepada jarangnya kita .... ke wc gitu. Akibatnya perut terasa bertambah besar ..

4. Perbanyak Olahraga
Olahraga akan membantu kita - kita kaum buncit untuk menggerakkan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorong keluar dari jaringan dan masuk ke aliran darah dimana akan dikeluarkan dalam bentuk keringat atau untuk dikeluarkan sebagai urine.

5. Hindari Obat - Obatan
Perut yang membuncit bisa juga disebabkan oleh efek samping dari obat -obatan. ex. Pil Kontrasepsi kadang - kadang dapat menyebabkan masalah perut yang mengakibatkan sembelit yang mengarah ke bunciit.

6. Jangan banyak Makan garam
Terlalu banyak mengkonsumsi garam , dapat memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembunggg..

7. Makannya Perlahan- Lahan
Kamu sebaiknya berada di posisi duduk ketika sedang menguyah makanan. Kunyah makanan perlahan - lahan Makanan yang tidak terkunyah sempurna akan menjadi bagian - bagian kecil sehingga tidak dapat dicerna sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas sehingga menyebabkan perutnya buncit. Selamat mencoba semoga bisa bermanfaat.


Jumat, Maret 20, 2009

Hidup adalah bayangan dirimu

Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. "Aduhh!" jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, "Aduhh!". Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, "Hei! Siapa kau?" Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?" Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!" Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi?" Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan." Lelaki itu berkata keras, "Saya kagum padamu!" Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!" Sekali lagi sang ayah berteriak "Kamu sang juara!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!" Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, "Suara itu adalah gema, tapi sesungguhnya itulah kehidupan."



Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.


Kamis, Maret 19, 2009

Malaikat Pun Menangisinya

Di Negara teluk ada seorang gadis yang belajar di salah satu perguruan tinggi dengan mengambil jurusan agama, dia di anugerahi oleh Allah suara yang sangat merdu. Setiap malam ia membaca Al-Qur’an di dalam kamarnya. Bacaannya indah sekali.. Setiap dia membaca Al-Qur’an diam-diam ibunya setiap malam mendengarkan dari balik pintu kamarnya, terhanyut dengan suaranya yang begitu indah membaca Al-Quran, dan itu berjalan berhari-hari setiap kali akan beranjak tidur.

Pada suatu hari gadis itu jatuh sakit, lalu keluarganya membawanya ke rumah sakit dan dirawat beberapa lama di sana sampai ajal menjemputnya. Keluarga tersebut betul-betul sok begitu mendengar berita kematian putrinya dari petugas rumah sakit. Terutama bagi sang Ibu, kepergiannya telah meninggalkan kesedihan yang sangat mendalam. Satu hari pertama setelah kematian putrinya terasa satu tahun.



Setelah kesedihannya berangsur-angsur pulih, pada suatu malam sang ibu mendekati kamar anaknya sekitar jam 01.00 malam, setelah mendekati pintunya ia terhenti karena mendengar suara tangisan banyak orang dari dalam kamarnya tetapi dengan suara samar. Sang Ibu terkejut dan tidak jadi masuk kamar. Keesokan harinya ia memberitahu anggota keluarganya tentang yang ia dengar semalam dalam kamar anaknya. Lalu anggota keluarga tersebut pergi ke kamar sang “putri” yang telah meninggal tetapi tidak mendapatkan siapa-siapa.

Pada hari kedua tengah malam pada waktu yang sama, sang Ibu pergi lagi ke kamar anaknya, dan lagi-lagi ia mendengar suara tangisan yang sama seperti malam sebelumnya. Lalu dia memberi tahu suaminya, tetapi suaminya berkata:”Besok pagi kita lihat untuk membuktikannya, siapa tahu engkau berhalusinasi.”

Pagi hari mereka pergi melihat kamar itu dan mereka tidak mendapatkan siapa-siapa sama sekali. Sang Ibu sangat yakin dengan apa yang didengarnya, kemudian ia menceritakan hal itu pada salah seorang temannya. Lalu teman tersebut memberi petunjuk agar pergi menemui seorang syekh dan menceritakan apa yang terjadi.

Sang Ibu lalu pergi menemui syekh tersebut dan menceritakan kejadian yang ditemuinya, syekh tersebut terkejut mendengar cerita itu lalu berkata: “Saya ingin datang kerumah anda untuk melihat kamar putri anda pada waktu tersebut.”

Ketika syekh tersebut telah datang. Sang Ibu menceritakan apa yang dilakukan putrinya ketika masih hidup, yaitu membaca Al-Quran setiap malam dengan suara yang sangat merdu dan khusyuk. Syekh lalu menuju kamar putri tersebut dan ketika telah dekat dengan kamarnya ia tersentak mendengar suara tangisan sebagaimana yang di dengar oleh sang Ibu tersebut, seketika itu juga Syekh tersebut menangis. Orang –orang di keluarga tersebut bertanya: “Apa yang menyebabkanmu menangis ya Syekh?”

Syekh tersebut menjawab: “Allahu Akbar! itu adalah suara tangisan para malaikat. Sesungguhnya malaikat turun setiap malam mendengarkan bacaan putri anda…dan sekarang mereka kehilangan suara yang menyebabkan mereka turun ke bumi untuk mendengarkannya…Allahu Akbar!…Allahu Akbar!… Selamat atas derajat yang telah diperoleh putri anda..”

Ditulis Oleh : Adhan Sanusi, Lc


Hadits Hari Ini : Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً قَالَ : صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ. قَالَ صَدَقْتَ، قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ . قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ، ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا، ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرَ أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلِ ؟ قُلْتُ : اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمَ . قَالَ فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتـَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ . 

Arti hadits / ترجمة الحديث :

Dari Umar radhiallahuanhu juga dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) seraya berkata: “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam : “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata: “ anda benar “. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudian dia berkata: “ anda benar“. Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda: “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata: “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda: “ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya “. Dia berkata: “ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “, beliau bersabda: “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya “, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya: “ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. aku berkata: “ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. Beliau bersabda: “ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “.

(Riwayat Muslim)

Catatan :

Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya, karena didalamnya terdapat pokok-pokok ajaran Islam, yaitu Iman, Islam dan Ihsan.

Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya, yaitu: Amiinussamaa’ (kepercayaan makhluk di langit/Jibril) dan Amiinul Ardh (kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah)

Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث :

Disunnahkan untuk memperhatikan kondisi pakaian, penampilan dan kebersihan, khususnya jika menghadapi ulama, orang-orang mulia dan penguasa.

Siapa yang menghadiri majlis ilmu dan menangkap bahwa orang–orang yang hadir butuh untuk mengetahui suatu masalah dan tidak ada seorangpun yang bertanya, maka wajib baginya bertanya tentang hal tersebut meskipun dia mengetahuinya agar peserta yang hadir dapat mengambil manfaat darinya.

Jika seseorang yang ditanya tentang sesuatu maka tidak ada cela baginya untuk berkata: “Saya tidak tahu“, dan hal tersebut tidak mengurangi kedudukannya.

Kemungkinan malaikat tampil dalam wujud manusia.

Termasuk tanda hari kiamat adalah banyaknya pembangkangan terhadap kedua orang tua. Sehingga anak-anak memperlakukan kedua orang tuanya sebagaimana seorang tuan memperlakukan hambanya.

Tidak disukainya mendirikan bangunan yang tinggi dan membaguskannya sepanjang tidak ada kebutuhan.

Didalamnya terdapat dalil bahwa perkara ghaib tidak ada yang mengetahuinya selain Allah ta’ala.

Didalamnya terdapat keterangan tentang adab dan cara duduk dalam majlis ilmu.


Jumat, Maret 13, 2009

Ngirim Email pake Java

Ilmu baru lagi di dunia java :D. yaitu cara ngirim email lewat java. caranya gini..

Siap kan email yang akan di kirim


SimpleMailMessage message = new SimpleMailMessage();
message.setFrom( alamatEmail yang ngirim );
message.setTo( alamatEmail Tujuan );
message.setCc( alamatEmail CC (kalo ada) );
message.setBcc( alamatEmail Bcc (Kalo ada) );
message.setText( Isi email );
message.setSubject( Judul );



Trus kirim :D


JavaMailSenderImpl mailSender=new JavaMailSenderImpl();
mailSender.setHost( ip/alamat server email );
mailSender.send(message);


Sudaaaah

Kamis, Maret 12, 2009

Hadits Hari ini - Ikhlas

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

Arti Hadits / ترجمة الحديث :

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.


(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .

Catatan :

Hadits ini merupakan salah satu dari hadits-hadits yang menjadi inti ajaran Islam. Imam Ahmad dan Imam syafi’i berkata : Dalam hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan anggota badan, sedangkan niat merupakan salah satu dari ketiganya. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i bahwa dia berkata : Hadits ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh. Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata : Hadits ini merupakan sepertiga Islam.

Hadits ini ada sebabnya, yaitu: ada seseorang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah dengan tujuan untuk dapat menikahi seorang wanita yang konon bernama : “Ummu Qais” bukan untuk mendapatkan keutamaan hijrah. Maka orang itu kemudian dikenal dengan sebutan “Muhajir Ummi Qais” (Orang yang hijrah karena Ummu Qais).

Pelajaran yang terdapat dalam Hadits / الفوائد من الحديث :

Niat merupakan syarat layak/diterima atau tidaknya amal perbuatan, dan amal ibadah tidak akan mendatangkan pahala kecuali berdasarkan niat (karena Allah ta’ala).

Waktu pelaksanaan niat dilakukan pada awal ibadah dan tempatnya di hati.

Ikhlas dan membebaskan niat semata-mata karena Allah ta’ala dituntut pada semua amal shalih dan ibadah.

Seorang mu’min akan diberi ganjaran pahala berdasarkan kadar niatnya.

Semua perbuatan yang bermanfaat dan mubah (boleh) jika diiringi niat karena mencari keridhoan Allah maka dia akan bernilai ibadah.

Yang membedakan antara ibadah dan adat (kebiasaan/rutinitas) adalah niat.

Hadits di atas menunjukkan bahwa niat merupakan bagian dari iman karena dia merupakan pekerjaan hati, dan iman menurut pemahaman Ahli Sunnah Wal Jamaah adalah membenarkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.


Jumat, Maret 06, 2009

Smart Client : Java vs .Net

SMART CLIENT

Untuk membuat smart client, yang pertama musti di lakukan adalah memisah bisnis proses dari sistemnya. Proses / kegiatan yang paling sering di gunakan di proses di client. Dan proses utama dan jarang di pakai di proses di server.

Jadi nanti akan ada dua system. Server dan client.
• Server menyimpan Database dan bisnis proses yang utama.
• Client yang menyediakan tampilan dan memproses bisnis proses yang sering di pakai. Dan juga database kecil untuk menyimpan data-datanya.

Saat kondisi offline user bisa mengerjakan proses yang ada di client. Tapi tidak biss melakukan proses yang ada di server.

Saat kondisi online user bisa melakukan update data atau proses data ke server.



Teknologi yang di pakai
• .Net
  • Untuk Teknologi tampilan( tampilan di sini dalam artian tampilan smart client, yang harus bisa seperti desktop dan bisa update otomatis ) .Net memakai No-Touch Deployment. Tapi prosesnya perlu memisahkan logika aplikasi dari kode. Masih kalah jauh di banding dengan JWS.
  • Kelebihan memakai .Net adalah .Net sudah menyediakan dengan baik untuk teknologi ini. Untuk sincronisasi data dan lain-lain. .Net sudah menyediakan ADO.Net untuk mengaturnya. Dan sudah di berikan aturan-aturan bagaimana kalau terjadi seperti ini dan itu. Untuk menjaga terjadi conflict data
• Java

  • tampilan bisa memakai: Ajax atau JWS
  • Teknologi proses data bisa memakai Webservice atau EJB. digunakan untuk pertukaran data dari client ke server. Dan juga sebaliknya, Kedua teknologi tsb adalah teknologi untuk melakukan pertukaran data. Jadi masih belum bisa mengatur pencegahan data conflict. Di program kita sendiri yang harus mengatur tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan
• Java memiliki kelebihan di sisi Teknologi tampilan smart client ( updatenya ) dengan memakai JWS. Kita bisa mudah membuat tampilan smart client. Kekurangannya dalam hal sinkronisasi data. Java masih belum mendukungnya
• .Net memiliki kelebihan di dalam sinkronisasi data. Kekurangannya dalam tampilan. Teknologi No-Touch Deployment masih kalah di banding JWS.


Buat File Pdf pake Java

kali ini saya mau nulis gimana caranya buat file pdf pakai java. di java sudah ada class namanya PdfWriter. dengan memakai ini. kita bisa buat file pdf :). caranya gini....

step 1: Buat document-object nya

Document document = new Document(PageSize.A4, 50, 50, 50, 50);

step 2: Buat writernya.. ( Pdf Writer )

PdfWriter writer = PdfWriter.getInstance(document,new FileOutputStream(namaFile));
writer.setPageEvent(this);

step 3: buka Dokumennya

document.open();


step 4. skarang tinggal kita mau nulis apa... misalnya kita nulis Hello World :D.

Chunk chunk = new Chunk(" ");
chunk.setFont(new Font(Font.COURIER, 24, Font.BOLD));
document.add(new Paragraph(chunk));
chunk = new Chunk("Hello World");
chunk.setFont(new Font(Font.HELVETICA, 18, Font.BOLD));
document.add(new Paragraph(chunk));


Step 5. tutup dokumennya

document.close();

Step 6. sudah selesai

Kamis, Maret 05, 2009

Smart Client

Kali ini saya di suruh research tentang smart client. hal yang perlu di ketahui adalah.. apa itu smart client? gak tahu :D. aku juga baru denger waktu itu... hehehehe...

setelah search di google. tentang smart client.. aku mendapatkan beberapa istilah yang berhubungan dengan smart client.

pada intinya sebuah software itu bisa di bagi menjadi 2 macam. yaitu : thin client atau thick client(fat client)

1. thin client
thin client itu artinya clientnya kecil :D. hehehe... gampangnya sech softwarenya dalam bentuk website. :D. hubungannya itu kalo website kan clientnya kecil yaitu browser saja. gak perlu pake yang lain. fokus di server. keuntungannya itu kalo ada software update cukup ke server saja gak perlu client di update juga :D.

2. thick client
artinya itu clientnya gede alias gendut :D. kalo thick client itu softwarenya dalam bentuk desktop. kalo software kayak gini kan kita perlu nginstal di tiap pc alias client. jadi makanya di namakan client gede :D. keuntungannya itu tampilannya bisa enak bisa macem2 gak kayak website cuman bentuk text dan variasinya gitu aja. kalo pake desktop bisa di kasih macem2. cuman kelemahannya kalo update software susah :D.



SMART CLIENT
kalo smart client itu solusi dari kelemahan kedua jenis software tersebut. jadi nantinya di software kita tampilannya bisa bagus. kayak desktop gitu bisa langsung drag and drop. dan juga gak perlu update ke tiap client, kalo misalnya ada update terbaru.

Solusi yang di pake itu bisa pake Java Web Start (JWS) atau pake Ajax. kalo pake Java Web Start (JWS). untuk membukanya masukkan url ke browser.. nanti otomatis akan keluar program desktop di pc kita. program ini di ambil dari server. dan akan terus mengecek kalo ada versi terbaru maka download lagi... :). kalo pake ajax. sama aja kayak software website. cuman tampilannya udah kayak desktop. bisa drag and drop. bisa macem2 mirip kayak desktop :).


Rabu, Maret 04, 2009

Java : Template Word

Dalam Project kali ini saya mendapatkan ilmu baru lagi. yaitu membuat laporan bentuk pdf dengan Template dari word. jadi kita membuat templatenya. yaitu design laporannya dari word. terus dari template itu kita mengisikan data-datanya dari database kita. terus kita bisa membuatnya menjadi file pdf. sehingga memudahkan user untuk mau apa aja setelah itu :D. dan juga user bisa mengedit atau membuat templatenya sendiri :D.

cara membuatnya gini nech..
Step 1: Buat Template
1. Buat file microsoft word
2. Pilih menu :Insert -> Field
3. pada kolom Field names list, pilih MergeField.
4. pada textbox Field name masukkan nama field yang akan di generate. contoh saja nama. nanti hasilnya akan tampil seperti ini

<<nama>>



Step 2 : buat Coding javanya :D
nech contoh codenya..


import java.io.*;
import javax.servlet.*;
import javax.servlet.http.*;
import com.softartisans.wordwriter.WordTemplate;

public class WwServlet extends HttpServlet
{
public void doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException
{
Object[] arrValue = {"Ali Bastomi"};
String[] arrName = {"nama"};

WordTemplate oWW = null;

String templateFile = "/Basic/StringVar/StringVarTemplate.doc";

InputStream iStream = null;

try
{
oWW = new WordTemplate();

ServletContext ctx = this.getServletContext();
iStream = new BufferedInputStream(ctx.getResourceAsStream(templateFile));

oWW.open(iStream);

oWW.setDataSource(arrValue, arrName);

oWW.process();

oWW.save(response, "StringVarOutput.doc", false);
}
catch(Exception ex)
{
response.resetBuffer();
response.getWriter().println("An exception has occurred
" + String.valueOf(ex));
}
finally
{
if(iStream!=null)
iStream.close();
}
}
}


code di atas untuk mengenerate dari template menjadi fileinputstream. setelah itu bisa kita apakan sesuai keinginan kita. misalnya di jadikan file pdf... contoh sourcenya nanti aja dech... kapan2 di lanjut :D hehehehehe..

oh iya untuk perulangan seperti table. bisa kita gunakan fasilitas bookmark :D.