Halaman

Subscribe:

Main Menu

Jumat, November 11, 2011

Arti Lirik kiya karo By Maher Zain

Maher zain. lagunya enak-enak di denger. arti liriknya juga bagus banget. tapi satu lagu yang gak ngerti arti liriknya. judul lagunya kiya karo. penasaran dengan arti liriknya. saya mencoba cari-cari di internet dan akhirnya ketemu. ternyata sebagian liriknya itu memakai bahasa urdu. akar bahasa India, lagu ini emang mirip lagu yang ada di film india sech. :)
Lirik dan artinya seperti ini.

   Allah-hi-Allah-kiya-karo 
(Katakan Allah, hanya Allah)
Dukh-na-kisi-ko-diya-karo 
(Jangan melukai siapapun)
Jo-duniya-ka-malik-hai 
(Dia yang menguasai semua alam)
  Naam-usi-ka-liya-karo 
 (hanya menyebutkan namaNya) 
Allah-hi-Allah
(Allah, hanya Allah) 
Allah-hi-Allah 
 (Allah, hanya Allah) 

Kamis, September 22, 2011

Iblis yang pintar, manusia tolol


Tidak sedikit orang yang berusaha mencari justifikasi (pembenar), agar pilihannya menjadi orang kaya tidak direcoki oleh kepentingan agama. Bagi mereka kaya itu lebih baik dari pada miskin, asalkan mau bersyukur. Tidak jarang pula mereka menjadikan keberadaan para sahabat Nabi yang kaya raya sebagai tameng diri mereka. “Kalau sahabat Abdurrohman bin ‘Auf saja kaya raya dan tidak dilarang oleh Nabi kenapa aku tidak boleh?” Begitu kira-kira yang ada dibenak mereka.

Namun sangat disayangkan kalau apa yang mereka katakan tidaklah sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan. Mereka hanya pandai berkhotbah dan berteori tentang masalah dunia. Tetapi sama sekali hal itu tidak terjadi dalam kehidupan mereka. Itulah yang kemudian disebut dengan ‘ulamassu’ (ulama jelek). Dari luar, mereka kelihatan sangat bagus dan baik, namun di dalam hati mereka yang tersisa hanyalah kotoran-kotoran yang menjijikkan. Mereka tak lebih dari sebuah alat penyaring yang selalu mengeluarkan kebaikan bagi orang lain namun juga menyisakan kehinaan bagi dirinya sendiri.

Rabu, September 21, 2011

Cara Memandang orang lain


Syekh Abdul Qodir Al Jaelany berkata “Apabila engkau bertemu dengan seseorang, hendaklah engkau memandangnya lebih utama dari kamu, dan katakanlah ‘Mungkin ia lebih baik di sisi Allah daripada diriku, dan lebih tinggi derajatnya’.

Apabila dia lebih kecil, hendaklah engkau mengatakan, ‘Orang ini tidak berbuat dosa kepada Allah sedangkan aku telah berbuat dosa, maka tidak ragu lagi bahwa dia lebih baik daripada diriku’.

Selasa, September 20, 2011

Kumpulan Sholawat Langitan


Kumpulan Shalawat Langitan, Silahkan di download kumpulan MP3 Shalawat dari pondok pesantren langitan di bawah ini. Mari bershalawat, menenangkan hati, menyejukkan fikiran. Alhamdulillah :).


Berikut kumpulan beberapa Link MP3 Shawalat dari langitan.


  1. Rohattil (Ipunk)
  2. Shollu'alanur (As'ad)
  3. Habibi (Ipunk)
  4. wulidal musarof (rofiq)
  5. Dawini (mas'ud)
  6. afnaituqolbi
  7. Addinulana (Syamsudin)

Matinya Mata Hati


Pemayahan diri dalam mengupayakan perkara yang telah mendapatkan jaminan dari Allah Swt dan penyia-nyiaan perkara yang diperintahkan oleh-Nya adalah merupakan indikasi kebutaan mata hati seorang manusia.
Sisi kehidupan manusia di alam dunia yang mendapat jaminan dari Allah Swt adalah urusan rizqi sebagai media penjaga keberlangsungan hidup. Jaminan ini semata merupakan kemurahan dari Allah pada manusia bukan kewajiban atas-Nya. Sebagaimana difirmankan :
وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Dan berapa banyak hewan yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rizkinya sendiri, Allah lah yang memberi rizki padanya dan padamu. dan Ia maha mendengar lagi maha mengetahui.(QS:Al-ankabut 60)