Halaman

Subscribe:

Main Menu

Tampilkan postingan dengan label SAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAP. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 28, 2013

Configuration Document Type PR from Maintenance Order

Kebetulan saya sedang mencari konfigurasi mengenai document Type Purchase Requisition. dimana letak settingannya dan bagaimana cara menghubungkan antara maintenance order dan purchase requisition.

untuk membuat Document Type Purchase Requisition ikuti langakah-langkah berikut :
  • SPRO : Material Management -> Purchasing -> Purchase Requisition -> Define Document Type
  • di sini kita bisa membuat Document Type Baru, dst

dan untuk merelasikan antara maintenance order dan pruchase requisition, ikuti langkah-langkaah berikut :
  • SPRO - PLANT MAINTENANCE & CS - Maintenance and Service Processing - Maintenance and Service Orders - General Data - Define Account Assignment Cat. and Document Type for Purchase Requisitions
  • dst.
.

Rabu, Juni 19, 2013

LSMW Step 2 s/d 5

Lanjutan dari Step by Step cara buat LSMW

Step 2. Maintain Source StructuresKlik tombol CREATE untuk membuat Source Structure. beri nama dan keterangan pada structure speerti contoh di bawah


Simpan dan kembali ke layar utama


Step 3. Maintain Source Fieldsbuat field dari Structure yang kita buat tadi. masukkan fieldname, type dan panjang dari tiap2 field.


Simpan dan kembali ke halaman utama

Rabu, Juni 05, 2013

Logical Database untuk CDHDR dan CDPOS

Sebagai functional SAP, seringkali saya kesulitan untuk mendapatkan sebuah data yang tidak di sediakan dalam TCODE biasanya.

seharusnya tugas ABAPER yang menyediakannya, tapi mereka sering berbelit-belit untuk membuat sebuah program. jadi solusi yang saya pakai pasti memakai SQ01 - SAP Query.

barusan saya kesulitan dalam menghubungkan table CDHDR dan CDPOS. di karenakan table tersebut adalah cluster table. jadi tidak bisa di join.

setelah mencoba nyari solusi akhirnya ada titik terang, aku bisa memakai logical database untuk menggabungkan kedua table tersebut, berikut Logical database untuk pembuatan SQ01 - SAP Query

AAV      Logical Database RV: Sales Documents
AKV      Logical Database RV: Sales Documents
ALV      Archiving Deliveries
ARV      Logical Database RV: Sales Documents
BBM      Archiving of Purchase Requisitions
CRK      Cost Centers - Total
ERM      Archiving of Purchasing Documents
ILM      Archiving Purchasing Info Records
ODK      Orders


#JustForMyArchive #Just Share

Senin, Februari 18, 2013

SAP - Step by Step cara buat LSMW

Berikut Tutorial Step By Step cara membuat LSMW.

LSMW di gunakan untuk mengupdate data di SAP secara massal.

Step pertama. gunakan TCODE : LSMW.
Klick pada tombol create button untuk membuat project, subproject dan object dari LSMW

Project, Subproject and Object:
Pada halaman awal, tentukan Project, Subproject dan Object yang akan di pakai. kita bisa membuat baru dengan Edit -> Create new entry.

     
Klik tombol Execute, jika Project, Subproject dan Object sudah selesai di buat

 

SAP : membuat SAP Query (SQVI)

di SAP sudah ada banyak sekali laporan-laporan yang bisa kita gunakan. jika laporan yang kita inginkan belum ada di SAP. kita bisa meminta ABAPER untuk membuatkan programnya. tanpa bantuan ABAPER kita juga bisa membuat laporan sederhana menggunakan SAP Query.

SAP query / Quickview di gunakan untuk membuat laporan sederhana tanpa menggunakan pemrograman ABAP.
Berikut ada contoh sederhana cara penggunaan SAP Query.

  • gunakan TCODE : SQVI
SQ01 - Quick View Creation
SQ01 - Quick View Creation

Kamis, Februari 07, 2013

SAP : Mencari Menu atau TCode

Menu yang ada di SAP sangatlah banyak sekali. kita tidak bisa menghapalkan kesemuanya sekaligus. sering kali kita lupa dan kebingungan dalam mencari menu ataupun TCODEnya. mencarinya satu persatu tentu saja akan sangat mensulitkan. berikut sedikit Tips dalam mencari menu atau TCode di SAP.



  • Gunakan TCODE : SEARCH_SAP_MENU
  • Masukkan description dari menu yang ingin di cari.
  • klik centang
  • akan tampil semua Menu sesuai dengan filter yang di masukkan

SAP : Mencari User yang bisa merelease PR

Sebelum sebuah Purchase Requisition (PR) di proses menjadi Purchase Order (PO) oleh Buyer, terlebih dahulu harus melewati proses Release / Persetujuan. yang biasanya di lakukan oleh manager/atasan masing-masing departement.

Mengenai siapa yang berhak merelease suatu PR. ini tergantung pada setting di tiap-tiap SAP dan kebijakan dari perusahaan. sehingga kerap kita lupa dan ingin mengetahui user siapa yang bisa merelease PR tersebut.

dalam merelease suatu PR perlu kita ketahui ada kode-kode yang menghubungkan antara user dan Release PR tersebut. dinamakan Release Code. misalkan CR berarti kode untuk jabatan CRO. atau M1 kode untuk jabatan Senior Manager , dll. kode-kode ini dapat kita lihat di Tab Release di Pruchase Requisition.

Satu PR bisa ada 1,2 atau lebih Release Code. ini berarti satu PR perlu di release oleh lebih dari satu user. tiap-tiap Release Code satu user yang merelease.

Berikut adalah cara agar kita mengetahui siapa yang memiliki/berhak untuk merelease PR dengan Release Code tersebut.

Senin, Februari 04, 2013

SAP : Query Trace

Query Trace di gunakan untuk melihat query apa saja yang di gunakan ketika melakukan sebuah transaksi. Dengan cara ini kita bisa mengetahui table apa saja yang di gunakan untuk menampilkan sebuah data atau melakukan transaksi.

Cara menggunakan Query Trace adalah sbb :
·         Gunakan TCODE : ST05
·         Centang SQL Trace dan klik tombol Activate Trace

Jumat, Februari 01, 2013

SAP : Setting History STAD

Kelemahan dari TCODE STAD adalah history yang tersimpan hanya sampai 48 jam. Jadi untuk aktifitas sebelum 48 jam yang lalu tidak bisa di tampilkan di sini. Kita bisa merubah ketentuan berapa lama aktifitas yang tersimpan. Caranya sebagai berikut

·         Gunakan TCODE : ST03N

SAP : User Activity

Sering kali saya sebagai konsultan SAP di minta untuk mengecek aktifitas dari user tertentu. Entah itu karena kesalahan edit transaksi ataupun karena yang lain.

karena satu user di pakai oleh banyak orang, dan ketika ada masalah, sering kali mereka melempar kesalahan. Mengaku tidak tahu menahu masalah itu, merasa tidak mengedit transaksi tersebut, bla..bla.. bla…. Banyak lah alasannya… hehe… :D

Untuk melihat aktifitas satu dari user tertentu. kita bisa menggunakan beberapa cara. Di sini saya contohkan satu cara saja :D

·         Gunakan TCODE : STAD
Di halaman pertama, masukkan beberapa kriteria yang ingin di tampilkan

·         Keterangan Field :

SAP : Lock / Unlock Transaksi

Saat kita melakukan sebuah transaksi update data. baik itu update Purchase Requisition, Notification, Maintenance Order ataupun yang lainnnya. SAP secara otomatis akan mengunci (Lock) Transaksi tersebut. agar user lain tidak bisa ikut-ikut merubah Transaksi yang sedang kita rubah.

Terkadang, di karenakan komputer lagi trouble, mati listrik atau apapun. user tidak sempat untuk melogout padahal user lagi mengedit transaksi di SAP. ini bisa mengakibatkan Transaksi tersebut masih terlock dan tidak bisa di edit lagi.

Agar kita bisa mengedit transaksi tersebut kita perlu melakukan Unlock untuk Transaksi Tersebut. berikut step by step untuk membuka Transaksi yang terkunci.

  • Gunakan TCODE : SM12
  • Pada halaman awal akan di minta untuk memasukkan user atau table dari transaksi yang terkunci. untuk contoh berikut saya cukup masukkan username nya saja.

Kamis, Oktober 18, 2012

SAP Activity Price

Activity Price digunakan untuk menentukan beban biaya yang perlu di bayar oleh perusahaan kepada karyawan yang sedang melakukan aktifitas perbaikan. atau lebih jelasnya menentukan biaya Labor untuk transaksi maintenance Order.

Tiap tahun perusahaan perlu untuk menentukan besar biaya Activity Price ini. untuk melakukannya gunakan

T-Code : KP26
  • di halaman pertama akan muncul filter/pilihan.

Jumat, September 21, 2012

Define User Status Profile for Notifications

Kalau kita membuat Notification/Maintenance Order. ada dua jenis status. yaitu System Status dan User Status.

System Status adalah status dari Notification/Maintenance Order yang otomatis di execute oleh system. seperti saat User Release. maka System status otomatis berubah menjadi REL.dll

User Status adalah status dari Notification/Maintenance Order yang di execute manual oleh user. sebagai penanda untuk Notification/Maintenance Order. misalnya Menunggu Material, Man-Power, Perlu Permit. dll..

Untuk User Status kita bisa merubah dan mengkonfigurasinya sesuai keinginan kita.untuk merubahnya. pertama cari nama dari status profilenya. lihat gambar di bawah.


Selasa, Juni 26, 2012

Cara Membuat PO Hibah / Pemberian

Terkadang kita mendapatkan barang tidak dengan selalu membeli. tapi juga bisa dapat dari pemberian orang lain. atau pemberian dari vendor. atau mungkin HIBAH dari vendor. bonus barang dll. di SAP kita bisa merecord jenis pemberian seperti ini.

gunakan T-Code : ME21N seperti pembuatan PO biasanya.

  1. masukkan T-Code : ME21N
  2. Masukkan semua data material hibah (material number, qty, dll.)
  3. lalu ada kolom Free. Tick kolom tersebut untuk menandakan bahwa material tersebut di dapat secara gratis :)
  4. Lalu tekan tombol save jika semua data sudah terisi.

Jumat, Juni 08, 2012

Mengetahui user yang login di SAP

Untuk mengetahui User dan komputer mana yang saat ini sedang Login ke SAP. kita bisa menggunakan T-Code : SM04 (User List).

Terdapat 8 kolom di sini.

Jumat, Mei 25, 2012

SAP Purchase Requisition

Purchase Requisition(PR) adalah sarana untuk membuat permintaan pembelian, agar pihak purchasing/buyer dapat  melakukan proses pengadaan barang yang di minta.

Untuk membuat PR dapat di lakukan dengan dua cara. yaitu :

Melalui Menus : Logistics> Material Management> Purchasing > Purchase Requisition > Create.
Atau cukup melalui T-Code : ME51N.

Sebelum membuat Purchase Requisition(PR) Perlu di ketahui dulu jenis dari barang atau material yang ingin di beli. ada beberapa jenis material, tapi kita bahas 4 jenis saja yang sering di pakai. yaitu :

Senin, Mei 14, 2012

kumpulan T-Code di SAP MM

Berikut beberapa kumpulan T-Code yang sering di pakai di SAP module MM.

Purchase Requisition

purchase requisition adalah sarana untuk membuat permintaan pembelian, agar dapat di proses pengadaannya.
• ME51N – Create Purchase Requisition
• ME52N – Change Purchase Requisition
• ME53N – Display Purchase Requisition
• ME5A – List Display Purchas Requisition
• Release Purchase Requisition
   o ME54N – Individual Release
   o ME55N – Collective Release

Kamis, Mei 10, 2012

Setting Valuation Class for material stock di SAP

Sebelumnya sudah saya tulis bagaimana membuat Valuation Class di SAP. setelah kita membuat Valuation Class. perlu kita daftarkan valuation class tersebut ke tiap2 material. untuk tipe material stock. berikut cara Setting Valuation Class nya.

Gunakan TCode MM01 kalau belum ada materialnya atau MM02 kalau sudah ada materialnya dan tinggal merubah.


Pilih Tab Accounting1.

Setting Valuation Class for material non stock di SAP

Sebelumnya sudah saya tulis bagaimana membuat Valuation Class di SAP. setelah kita membuat Valuation Class. perlu kita daftarkan valuation class tersebut ke tiap2 material. untuk tipe material non stock. berikut cara Setting Valuation Class nya.

Gunakan TCode SPRO : SPRO > MM > Purchasing > Material Master > Entry Aids for Items Without a Material Master

Setting Valuation Class di SAP

Valuation Class
  • Valuation class di gunakan untuk menghubungkan antara FI dan MM. menghubungkan tiap2 material atau material group dengan G/L Account.
  • Di setiap GI, GR dan bentuk perpindahan barang. Semuanya tercatat secara Stock barangnya. Juga secara nilai barangnya itu, yaitu Accountingnya.
  • Valuation bisa di kelompokkan berdasarkan dua jenis berdasarkan materialnya. Yaitu material stock dan material non-stock.
  • Untuk material non-stock settingannya berada pada material groupnya. berikut cara Setting Valuation Class for material non-stock
  • Untuk material stock settingannya ada di tiap2 material. berikut cara Setting Valuation Class for material stock

    Untuk create Valuation Class. Gunakan T-Code SPRO.
Atau lewat menu : SPRO->Material management->Valuation and Account Assignment->Account Determination->Account Determination Without Wizard->Define Valuation Class