Halaman

Subscribe:

Main Menu

Selasa, Juli 22, 2008

Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna

Ya الله, Tuhanku...
Tuhan Pemilik Semesta Alam ini...
Tuhan Pemilik Jiwa Raga ini...
Tuhan Pengatur segala hal di dunia ini...

Dengan barakah Nabi muhammad yang engkau cintai
Dengan barakah para malaikatmu yang senantiasa tunduk kepada engkau
Dengan barakah pada nabi dan rasulmu yang agung
Dengan barakah pada wali dan kekasihmu yang mulia

Hamba yang hina ini berdo'a dan memohon kepadamu
Bersujud dengan penuh harapan kepada engkau
Hamba mengakui dengan kehinaan hamba ini
Hamba mengakui, hamba ini penuh dengan lumuran dosa

Tapi musti kemana lagi hamba meminta
Musti kemana lagi hamba menghadap
Hanya engkau tuhan segala alam
Sesungguhnya engkau maha pema'af lagi maha penyayang.

Ya الله
Dengan penuh rasa harap kepada engkau
Dengan penuh rasa tunduk kepada engkau
Hamba memohon kepada engkau
Jadikanlah Hambamu yang fana ini, menjadi...



Seorang pria yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkannya pada posisi kedua di hatiku setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk diriku sendiri tetapi untukMU.
Seorang pria yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau
Seorang pria yang memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat Agung-Mu.
Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa aku hidup, sehingga hidupku tidaklah sia-sia.
Seorang pria yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintainya tetapi juga menghormatinya.
Seorang pria yang tidak hanya memujanya tetapi dapat juga menasehati ketika dia berbuat salah.
Seorang pria yang mencintainya bukan karena kecantikannya tetapi karena hatinya.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaik untuknya dalam tiap waktu dan situasi.
Seorang pria yang dapat membuatnya merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.
Seorang pria yang membutuhkan dukungannya sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doanya untuk kehidupannya.
Seorang pria yang membutuhkan senyumannya untuk mengatasi kesedihanku.
Seorang pria yang membutuhkan dirinya untuk membuat hidupku menjadi sempurna.

Wahai Tuhan pemilik jasad dan tubuh ini..
Buatlah dia menjadi seorang perempuan yang dapat membuatku bangga.

Berikan dia sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,
Sehingga dia dapat mencintaiku dengan cintaMU, Bukan mencintaiku dengan sekedar cintanya.

Berikanlah SifatMU yang lembut
Sehingga kecantikannya datang dariMU Bukan dari luar dirinya.

Berilah dia tanganMU
Sehingga dia selalu mampu berdoa untukku.

Berikanlah dia penglihatanMU
Sehingga dia dapat melihat banyak hal baik dalam diriku dan bukan hal buruk saja.

Berikan dia penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,
Sehingga dia dapat mendukungku setiap hari, dan dia dapat tersenyum padaku setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,
Aku berharap kami berdua dapat mengatakaan
"Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna ".

Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang
tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.

Allahumma amiiin...


Jumat, Juli 18, 2008

Kantor Baru :)

Huff.. ternyata gak terasa juga ya... aku udah 1 bulan kerja di bogor sini. kerja di sini aku perlu banyak belajar. banyak teknologi baru yang baru di telingaq. aku memang sangat kurang dalam ilmu :D.

Jadi inget pertama ke bogor sini :). Pertama nyampek bogor.aku bingung musti langsung kemana. ada saudara tapi di cibinong. tapi bingung juga musti naek apa. kemarin sech di suruh naek angkot 08. tapi saat aku nyampek bogor. turun di baranangsiang ternyata di cari-cari gak ada angkot 08. :( jadi bingung musti kemana :(. duduk bengong agak lama sech di baranangsiang. mikir2 musti kemana ini? setelah muter2, liat2 oh.. ada pak polisi. akhirnya aku tanya ama pak pol itu :D. gimana cara ke saudaraq itu. wah tak di sangka ternyata jauh katanya :(. setelah ngobrol2 banyak. tanya2 kos. dan alhamdulilah tak disangka dan tak di duga. pak polisinya itu punya kos2an :D. dan letaknya gak jauh dari baranangsiang. dan alhamdulillah tempat kerjaku juga gak jauh dari kosQ :). alhamdulillah... semua berkat pertolongan Allah :). akhirnya ya langsung ngekos di sana :)


Hari pertama masuk, yach seperti biasa mencoba adapatasi dengan suasana baru :). kenalan dengan temen2 baru :D. kerjaan pertama yang di kasih adalah ServiceMix. :D apa itu serviceMix? kakakak.... hari pertama masuk langsung di kasih kerjaan kayak gitu an :D. jadi bingung gimana ini? apa an itu ? :D. semakin banyak di otak-atik, di lihat-lihat apa ternyata memang aku itu sangat bodoh.... bodoh banget. :D. banyak banget hal-hal yang tidak aku tahu. di sini teknologi yang dipakai rata-rata teknologi yang baru. jadi susah juga aku ngikutin. tapi ya musti bisa ngikutin.

yach akhirnya, gak salah ini. :D. keinginanku untuk mencari pengalaman di kota lain. alhamdulillah diberi oleh allah banyak pengalaman. :). banyak ilmu yang bisa aku dapat dari sini. banyak teknologi yang harus aku kuasai. Deadline ku, selama 6 bulan aku sudah harus bisa menguasai semua ilmu, teknologi yang di pakai di sini :). aku harus bisa menyerap semua ilmu yang ada :). Semangat-Semangat :)


Kamis, Juli 10, 2008

Java Reflection

Dulu saya sering bingung. saat ingin memanggil method dimana objek yang saya dapat itu belum jelas tipenya. jadi saya tidak tahu apa saja methodnya :(. dulu saya sering bingung. setelah beralih ke java. ternyata java bisa melakukannya. dengan metode yang namanya itu java reflection :D. hehehe... saya juga baru belajar nech yang namanya ginian..
setelah di pelajari ternyata asyik juga. jadi misal saya ingin jalanin class yang namanya customer gitu. saya gak perlu buat koding Customer cust=new Customer() gitu. kita bisa buatnya saat runtime. sangar gak tuch :D. hehe... dasar bastomi, kuno... baru sekarang ngerti kayak ginian :)). ternyata aku memang ketinggalan zaman. Ilmuku masih dikit bangeeet... huff... ayo terus belajar :D. sekedar buat pengingat aku. cara untuk melakukan java reflection itu kayak gini nech..

misal kita mau jalankan method getName pada Object Customer. hal pertama yang perlu kita lakukan adalah : membuat object Customer itu dulu. caranya gini nech :

yang kalo dalam coding normal kayak gini

Customer cust=new Customer();

dalam java reflection jadi kayak gini nech

Class klas=Class.forName("Customer");
Object cust=klas.newInstance();

trus... kalo misalnya kita mau jalanin method di dalam Customer kayak gini
yang kalo dalam coding normal :

cust.getName();

Method method = klas.getMethod(methodName, paramTypes);
Object retval=method.invoke(cust, args);

sudah gitu aja :D. hehehe

Kamis, Juli 03, 2008

الحمد لله على كل حال

الحمد لله على كل حال Bersyukurlah, Atas semua hal yang terjadi kepadamau. banyak di antar kita-kita. selalu mengeluh dan mengeluh, karena hanya masalah-masalah kecil. seakan-akan kita mendapatkan maslaah yang sangat besar.
Cobalah kita lihat orang di sekitar yang ternyata mendapatkan ujian yang lebih besar dari kita. tapi mereka tetap tabah menjalani nya..

Jika kamu merasa hidupmu tidak bahagia. Coba lihat foto ini..




Jika kamu merasa Pekerjaanmu terlalu berat untukmu, Bagaimana Dengan Mereka


Jika kamu merasa gaji yang kamu dapat kurang. Bagaimana dengan anak ini..


Jika menurutmu belajar itu susah. Bagaimana dengan dia.


Jika kamu merasa kalah dan mau menyerah. coba lihatlah ini


Jika kamu merasa berat dalam memikul beban hidup ini. coba lihat dia


Jika kamu terus mengeluh tentang kendaraan/transportasi kamu. coba lihat merka ini


Jika kamu merasa masyarakatmu ini tidak adil kepadamu, coba lihat nenek ini.


Source : http://forums.graaam.com/118169.html

Selasa, Juli 01, 2008

Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi

Imam Al Baihaqi, yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi, adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal.

Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara, di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi, Abu Tahir Al-Ziyadi, Abu Abdullah Al-Hakim, penulis kitab "Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari", Abu Abdur-Rahman Al-Sulami, Abu Bakr ibn Furik, Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran, Halal ibn Muhammed Al-Hafaar, dan Ibn Busran.


Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. Oleh karenanya, Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. Namun, semua itu dijalani dengan senang hati, demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam.

As-Sabki menyatakan: "Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. Dialah pula yang sering kita sebut sebagai 'Tali Allah' dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama, fikih serta penghapal hadits."

Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya "Thail Tareekh Naisabouri": Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith, Al Usuli Din, menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku.

Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. Maka di tahun 441, para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku 'Al Ma'rifa'. Banyak imam terkemuka turut hadir.

Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik, fikih, dan pemikiran. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan, sehingga mempermudah musuh dari luar, yakni bangsa Romawi, untuk menceraiberaikan mereka. Dalam masa krisis ini, Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian.

Sementara itu, dalam Wafiyatul A'yam, Ibnu Khalkan menulis, "Dia hidup zuhud, banyak beribadah, wara', dan mencontoh para salafus shalih."

Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih.

Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam, Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya, kota Baihaq. Di sana, dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. Ia mulai banyak mengajar.

Selain mengajar, dia juga aktif menulis buku. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. Diperkirakan, buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid. Tema yang dikajinya sangat beragam, mulai dari akidah, hadits, fikih, hingga tarikh. Banyak ulama yang hadir lebih kemudian, yang mengapresiasi karya-karyanya itu. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam.

Meski dipandang sebagai ahli hadits, namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi, Nasa'i, dan Ibn Majah. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas.

Menurut ad-Dahabi, seorang ulama hadits, kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar, namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits).

Di antara karya-karya Baihaqi, Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat, India, 10 jilid tahun 1344-1355, menjadi karya paling terkenal. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi.

Dari pernyataan as-Subki, ahli fikih, usul fikih serta hadits, tidak ada yang lebih baik dari kitab ini, baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya.

Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya, seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Selain itu, setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya.

Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang.

Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur, Iran, tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066). Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. Penduduk kota Baihaq berpendapat, bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih, seperti Imam Baihaqi.

Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Antara lain buku "As-Sunnan Al Kubra", "Sheub Al Iman", "Tha La'il An Nabuwwa", "Al Asma wa As Sifat", dan "Ma'rifat As Sunnan cal Al Athaar".

Sumber : http://www.kotasantri.com/galeria.php?aksi=DetailArtikel&artid=162